GRATIS ONGKIR MIN. PEMBELIAN 299.000 | KODE : GRATISONGKIR
0 Keranjang
Masuk Keranjang
    Kamu sudah menambahkan produk di keranjang belanja
    Kamu sudah menambahkan 1 produk di keranjang belanja
    Total
    Lanjut Pembayaran Lanjut Belanja

    Asal Muasal Kemeja Koko

    Jelang Ramadhan dan Lebaran seperti saat ini, kemeja koko jadi pilihan favorit kaum pria.

    Hampir semua pria Muslim berburu kemeja berkerah mandarin ini, untuk mendapatkan penampilan religius saat salat tarawih maupun ketika merayakan Id.

    Jadi penasaran ya Fams, kenapa bisa jadi busana ibadah, padahal koko itu berasal dari budaya Cina?

    Benar! Itu karena proses asimilasi budaya Cina dan Betawi.

    Ratusan tahun lalu, orang-orang Tionghoa datang ke Indonesia untuk berdagang melalui pelabuhan Batavia.

    Batavia atau Betawi memiliki kultur keagamaan yang cukup kuat. Masyarakatnya terkenal taat menjalankan keislamannya.

    Persentuhan dengan orang-orang Tionghoa yang membawa budaya Cina dalam pakaiannya, terasimilasi ke dalam pakaian masyarakat Betawi. Lahirlah kemeja koko.

    Oleh masyarakat Betawi, kemeja ini dipakai kapanpun, termasuk dalam beribadah. Dari sini, dimulailah identitas koko sebagai busana ibadah.

    Di awal-awal, kemeja koko dikenal dengan istilah "tul-khim".

    Baru sekitar tahun 1980an, ketika kemeja koko mulai marak dipakai sebagai identitas muslim, nama "tul-khim" berganti jadi "koko" menyesuaikan asal muasalnya (koko: sebutan untuk kakak laki-laki dalam bahasa Cina).

    Saat ini kemeja koko mengalami perkembangan yang luar biasa dan muncul dalam desain yang sangat variatif.

    8 Keuntungan Pakai Scarf Elzatta

    1. Berbahan nyaman di kepala dan tidak berdengung di telinga.
    2. Motifnya eksklusif karena dibuat oleh textile designer khusus.
    3. Motifnya juga tidak pasaran karena dibuat dalam jumlah tertentu yang tidak dibuat ulang jika habis.
    4. Warna dalam berbagai pilihan, membuat Fams leluasa memadu-padan dengan warna busana yang diinginkan.
    5. Pilihan motif bervariasi mulai dari bunga, abstrak, geometris, tribal, mengikuti berbagai karakter
    6. Bahannya berbagai tipe, mulai dari lembut, sedikit kaku, shiny, empuk sampai mudah dibentuk.
    7. Ukurannya pun variatif, membuat Fams bisa memilih sesuai keinginan.
    8. Pastinya mudah didapatkan ya Fams, karena toko dan agen Elzatta tersebar hingga pelosok Indonesia.

    8 Hal yang Jadi Perhatian Saat Berhijab

    Berhijab itu sejatinya adalah menghalangi atau menutupi bagian tubuh yang merupakan aurat.

    Sayangnya, masih ada saja yang salah-kaprah dalam memakainya, yang membuat hijab kehilangan fungsinya sebagai penutup aurat.

    Untuk menghindari hal itu, berikut 8 hal yang mesti diperhatikan Fams saat berhijab:

    1. Buat Fams yang berdada besar, usahakan untuk memanjangkan kerudung hingga menutupi dada secara
    2. Jika bagian pinggang masih terlihat lekuknya, tutupi dengan outer panjang hingga pinggul.
    3. Paling aman adalah mengenakan baju yang longgar siluetnya ya Fams, catat!J
    4. Kenakan inner untuk melindungi efek transparan. Sedikit penampakan, tetap harus dihindari kan
    5. Legging adalah inner yang dipakai melengkapi celana palazzo, rok atau gamis. Jangan memakainya sebagai celana panjang untuk menghindari lekukan kaki terutama di bagian lutut, betis dan mata kaki.
    6. Untuk Fams yang mengenakan rok atau gamis berbahan agak tipis, jangan lupa untuk melapisi bagian dalamnya dengan celana model jogger agar siluet kaki tidak membayang.
    7. Pilih palazzo atau rok sebagai padanan untuk menutupi bagian paha dan bokong saat memakai tunik pendek.
    8. Pastikan Fams selalu memakai ciput untuk menutupi rambut dan kepala. Seringkali keduanya masih terlihat samar walau sudah mengenakan scarf berbahan bukan chiffon tipis. Ciput juga merapikan sekaligus mencegah anak rambut keluar saat berhijab.

    Serba-Serbi 8

    8 Keuntungan Pakai Scarf Elzatta

    1. Bahan yang nyaman, di kepala, leher dan telinga.
    2. Bahan yang mudah dibentuk, tegak di bagian dahi.
    3. Tidak mudah kusut.
    4. Tidak perlu disetrika setelah dicuci, sehingga bisa langsung pakai begitu kering dijemur.
    5. Pilihan warna yang banyak dari 1 desain.
    6. Banyak variasi jenis bahan, jadi bisa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.
    7. Pilihan motif bermacam-macam sesuai selera.
    8. Desain motif yang eksklusif, tidak pasaran.

     

    8 Cara Penyimpanan Kerudung

    1. Scarf atau kerudung segiempat bisa digantung dengan dilipat memanjang 3x sampai membentuk persegi panjang.
    2. Scarf juga bisa ditumpuk dengan dilipat tangan terlebih dahulu beberapa kali hingga membentuk lipatan segi empat yang lebih kecil.
    3. Pasmina atau selendang digulung dan disusun pada kotak tersendiri.
    4. Bergo digantung dengan bagian pet diletakkan di gantungan.
    5. Bergo juga bisa digulung. Dua sisi badan bergo dilipat ke tengah, lalu gulung dari bagian bawah mengarah ke atas, sisakan bagian pet untuk menyimpan gulungan di dalamnya.
    6. Jenis gantungan kerudung bervariasi: bisa yang bulat khusus untuk kerudung, bisa gantungan untuk dasi atau gantungan baju biasa.
    7. Lipat dengan tangan setiap kerudung yang telah selesai disetrika licin seluruh permukaan Jangan beri tekanan (setrika) pada setiap lipatannya, untuk menghindari garis bekas lipatan ketika dipakai.
    8. Pastikan bahan sudah benar-benar kering ketika diletakkan dalam tempat penyimpanan. Beri kapur barus untuk mempertahankan kesegaran kerudung.

     

    8 Cara Memakai Gamis Agar Nyaman dan Gaya

    1. Pakai inner katun kaus terutama jika bahan gamis berbahan chiffon, crepe, balotelli, peach skin dan yang sejenis.
    2. Pakai juga inner kaki sesuaikan dengan jenis bahan Khusus bahan gamis yang "see through" pilih legging model jogger untuk lapisan. Adapun gamis bahan tebal, cukup pakai legging.
    3. Pastikan panjang gamis mencapai persis bawah mata kaki saat tidak beralas kaki.
    4. Kenakan outer untuk menutupi bagian yang dianggap perlu saat memakai gamis berbahan agak tipis. Hindari memakai inner berlapis-lapis yang sering bikin gerah.
    5. Pilih gamis warna gelap untuk kesan lebih langsing.
    6. Untuk kesan lebih tinggi, pakai kerudung dan gamis dalam padanan warna senada.
    7. Perhatikan detail pleats atau ruffle pada gamis, jangan sampai posisinya justru di bagian yang seharusnya tidak ada detail karena bisa memberi kesan gemuk.
    8. Jika ukuran yang biasa dipakai tidak tersedia, pilih yang lebih besar. Karena faktor kenyamanan fitting adalah hal yang tidak boleh disepelekan.

     

    8 Aksesoris Penunjang Penampilan

    1. Sepatu dan tas bisa jadi statement karakter diri, baik itu santai, anggun, feminin, tomboy, atau profesional.
    2. Jangan ragu pakai sneakers atau sepatu sport saat mengenakan busana bergaris feminin.
    3. Utamakan fungsi saat memilih tas, baru kesesuaian dengan tampilan keseluruhan.
    4. Kalung panjang bisa memberi kesan lebih rapi atau lebih "dandan" dengan busana yang simpel potongannya.
    5. Scarf atau selendang bisa disampirkan di bahu dan dipakai sebagai aksesoris tambahan, agar lebih stylish.
    6. Sesuaikan bros dengan occassion. Pilih bros berukuran kecil namun beraksen kuat.
    7. Jika tidak ingin menambahkan sesuatu yang bikin ribet, cukup pakai ciput dengan aksen tertentu, seperti renda, atau ciput yang "dicubit" di bagian dahinya atau pakai yang kontras dengan warna kerudung. Fungional sekaligus jadi aksesoris.
    Penggunaan ikat pinggang harus lebih hati-hati` hindari bahan ikat pinggang stretch karena bisa memperlihatkan lekuk pinggang. Lebih baik pakai dengan cara dibuat longgar dan jatuh natural di pinggul.

    8 Manfaat Ciput

    Ciput atau inner kepala, walau sering tidak terlihat, pemakaiannya sungguh bermanfaat loh. Berikut 8 manfaat ciput yang bisa Fams rasakan, asalkan tepat bahan dan modelnya ya:

    1. Ciput menjadi penyejuk kulit kepala selama bahan yang dipilih tidak tebal sehingga udara bisa keluar-masuk dengan mudah.
    2. Ciput berbentuk bandana dapat berfungsi sebagai penyerap dan penahan keringat di bagian dahi terutama saat berolahraga.
    3. Ciput menjaga rambut tetap rapi, terutama anak rambut di sekitar garis dahi sampai pelipis, sehingga tidak mudah menjuntai keluar.
    4. Ciput memberikan sedikit volume pada tatanan kerudung.
    5. Ciput sebagai aksen bagi tampilan kerudung selama warnanya kontras dan dipakai dengan cara membiarkan bagian depannya terlihat.
    6. Ciput merupakan statement gaya berkerudung dengan variasi detailnya.
    7. Ciput model ninja yang menutup hingga leher, bisa menjadi bergo untuk olahraga. Pilih yang berbahan rayon atau katun agar nyaman.
    8. Ciput bisa berfungsi sebagai pengoreksi bentuk wajah. Buat Fams berwajah bulat, pilih ciput yang warnanya tidak kontras dengan warna kulit untuk mendapatkan ilusi wajah lebih oval. Sementara Fams yang memiliki wajah berahang tegas, pilih ciput warna gelap untuk melembutkan garis tegasnya.

    Mengenal Teknik Motif Tradisional Ikat

    Kain tradisional Nusantara memang begitu kaya, selain batik yang sudah diakui dunia sebagai warisan budaya Indonesia, ada kain lainnya yang juga cantik, menarik dengan proses pembuatan handmade yang luar biasa tidak mudah, yaitu ikat dan songket.

    Baik ikat ataupun songket, sama-sama merupakan kain yang ditenun dengan ATBM (Alat Tenun Bukan Mesin). Motif yang dihasilkan merupakan kreasi dari mengolah benang-benangnya. Lalu, apa bedanya ikat dan songket? Mau tahu Fams?

    Kain ikat merupakan hasil karya dari daerah Toraja, Sintang, Jepara, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Flores dan Timor dengan kekhasannya masing-masing. Perbedaan yang menonjol dari masing-masing daerah, terlihat pada bentuk motif dan kombinasi warnanya.

    Motif pada kain ikat dibentuk dengan cara mengikat dan menutupi benang lungsi (yang searah panjang kain) dengan tali kedap air. Konsep dasarnya mirip dengan membatik, motif yang tidak diberi warna celupan ditutupi dengan tali atau benang. Setelah proses pembuatan motif dan pewarnaan selesai, kain pun siap ditenun.

    Sedangkan kain songket adalah kain tenun yang ditambahkan motif dari benang emas, perak atau sutera ke bentangan benang (benang lungsi) yang sudah terpasang di mesin tenun. Benang tambahan ini sebagai benang pakan (searah lebar kain) dan disongket atau dicukit satu per satu agar teranyam ke dalam bentangan benang lungsi tadi. Kain songket dihasilkan dari daerah Palembang, Padang, Lampung (Sumatera); Donggala, Bugis (Sulawesi) dan Bali.

    Karena mahal dan terbatas sumber bahannya, maka untuk produksi massal, brand-brand fashion retail banyak yang memakai ikat dan songket sebagai inspirasi untuk bahan printing mereka.

     

    Sumber: www.itjeher.com, www.brainly.co.id